Friday, November 27, 2009

MAAFLAH HARAPAN...TERBANGLAH DI AWAN TINGGI BERSENDIRIAN[1]

Kosong yang berharap
tanpa kalimah
daif kalam yang mengkhayalkan hati bernafsu
bingung menunggu
bernafsi-nafsi dengan jiwa
mengamati indahnya penuh sulit
rakus perasaan pada yang sempurna
fikiran tersenyum
daki-daki cela dilupakan
terasa nyaman biarpun bumi itu kemarau berpanjangan
doa para hambaNya dimakbulkan
bumi yang kehausan penawarnya akhirnya bertandang
hujan mendamaikan penghuni langit dan bumi
yang kegusaran fikiran,perasaan dan hatinya
dan aku turut terasa damainya
lamunan bernafsu tersentak dengan tembakan petirNya
akhirnya aku memahami...tersenyum
malu pada jasad sendiri
yang indah itu
menghanyutkan perjalanan yang selaju kilat
menjenuhkan hati untuk berharap
dulunya aku kosong yang berharap dan
wujudnya hening tadi yang masih ada keindahan lain ciptaanNYA
aku bebaskan harapan dari sangkar hati
berterbangan sendirian di awan tinggi
dan aku masih di ruang sempit yang terkurung itu
menunggu perjalanan esok
tidak akan lagi berharap pada indah yang sebenarnya begitu indah



karya:nikaidil/HatiMati

No comments:

Post a Comment