Dulu
Perjalanan yang sudah bertahun-tahun ditinggalkan
Ketika itu hanya mampu menangis
Meminta-minta
Tidak pedulikan perasaan orang lain
Perasaan itu masih tidak wujud
Angin jahat dan baik perlahan-lahan
Meresap dalam rongga-rongga kecil
Tanpa menyakitkan
Tanpa bunyi
Tanpa sedar
Perlahan-lahan
Masih tertutup rapat aurat itu
Jiwa tenang hati seputih-putihnya
Tidak berkilauan tapi jernih
Najis itu belum dimengerti
Jahanam bukannya teman sejati
Bukankah itu janjinya pada tuhan
Menyesatkan...membutakan mata hati
Makhluk berakal
Penghujung nyawanya
Kiamat yang menakutkan bertandang
Perjalanan itu diharungi makhluk yang tinggi darjatnya
Hari berganti hari
Bulan berganti bulan
Tahun berganti tahun
Waktu tidak pernah berhenti dan diberhentikan walau sesaat
Dan muncullah hari ini...saat ini
Kini
Aurat itu terpampang luas
Sedikit demi sedikit tercarik
Separuh bogel
Malu maruah itu...separuh bogel
Hati beralasan:
Masih belum bogel bukan
Mudahnya alasan hati
Aib itu tetap milik maruah si separuh bogel
Selimuti maruah
Tutupilah auratnya
Dan hati bermeditasilah selalu
Jangan letih berdiri lagi
Perjalanan sebuah kehidupan adanya hatam dan putih
Pilihlah hati
Hitam atau putih
Karya:nikaidil/HatiMati
Friday, November 27, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment